Selasa, 22 November 2011

Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Banyak tumbuhan memulai kehidupannya dari biji. Dari biji tersebut dengan kondisi lingkungan yang sesuai akan tumbuh menjadi tunas. Kemudian, organisme baru tersebut secara perlahan mencari bentuknya. Tunas itu akhirnya akan tumbuh berkembang menjadi pohon-pohon dewasa dan menghasilkan buah dan biji.

Selengkapnya download disini.

Rabu, 16 November 2011

Cestoda

Cacing kelas cestoidea biasa juga desebut cacing pita karena tubuhnya yang panjang dan pipih seperti pita. Cacing pita ini tidak memiliki saluran pencernaan ataupun pembuluh darah.

PPT lengkap disini

Sistem Indera

SISTEM INDERA PADA MANUSIA

PENGERTIAN

Sistem indera adalah satu kesatuan alat tubuh yang dapat menangkap rangsangan karena memiliki reseptor tertentu.


Macam-Macam Indera :
Ø  Indera Penglihatan
Ø  Indera Penciuman
Ø  Indera Pendengaran
Ø  Indera pengecap
Ø  Indera Peraba


INDERA PENGLIHATAN

Organ penglihatan berupa mata. Mata mempunyai reseptor yang  menangkap rangsangan cahaya yang disebut fotoreseptor.

Bagian-bagian mata yaitu :

l  Otot rektus
l  Sklera
l  Koroid
l  Vitreus humor
l  Retina
l  Lovea
l  Bintik buta
l  Saraf optik
l  Kelopak mata atas
l  Otot silaris
l  Badan silaris
l  Bulu mata
l  Iris
l  Konjungtiva
l  Kornea
l  Pupil
l  Lensa
l  Aqueos humor
l  Ligamen suspensor
l  Kelopak mata bawah


INDERA PENCIUMAN

Organ penciuman adalah hidung.
Rangsangan yang diterima oleh indera penciuman berupa bau. Bau merupakan molekul bahan kimia yang menguap dan melayang di udara.



Bagian-bagian hidung :
a.         Saraf pembau yang terletak pada selaput lendir di rongga hidung atas, kerang hidung atas dan permukaan atas kerang hidung tengah.
b.        Selaput lendir.
c.         Bulu-bulu hidung.



INDERA PENDENGARAN


Organ indera pendengaran berupa telinga.
Telinga menerima rangsangan berupa getaran bunyi yang akan di tangkap oleh reseptor telinga yang disebut fonoreseptor.


Bagian-bagian telinga

Telinga dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
l  Telinga Bagian luar
l  Teling Bagian tengah
l  Telinga bagian dalam
Telinga luar terdiri atas:
l  Daun telinga
l  Lubang telinga
l  Gendang telinga

Telinga tengah terdiri atas:
l  Tulang martil (malleus)
l  Tulang landasan (inkus)
l  Tulang sanggurdi (stapes)
l  Telinga tengah dihubungkan dengan mulut oleh saluran eustachius

Telinga dalam terdiri atas:
l  Rumah siput (koklea)
l  Tiga saluran gelung (kanalis semisirkularis)
l  Koklea berfungsi dalam penerimaan suara
l  Saluran gelung berfungsi sebagai alat keseimbangan



INDERA PENGECAP


Organ indera pengecap adalah lidah. Indera pengecap menerima rangsangan berupa larutan zat berasa, larutan ini akan diterima oleh reseptor pengecap (papila) yang terdapat dilidah. Dalam papila terdapat bulu-bulu saraf(gustatory hair) yang berfungsi menghantarkan impuls ke otak.

Lidah memiliki 3 macam papila, yaitu :
1.
         Papila Berbentuk benang (filiformis) merupakan papila peraba dan menyebar diseluruh permukaan lidah
2.
         Papila yang dilingkari saluran (papila sirkum valata). Papila ini tersusun dalam lengkungan            yang berbentuk huruf V terdapat 7-9 buah yang terletak dekat pangkal lidah dan merupakan papila pengecap.
3.
         Papila fungiformis, merupakan papila pengecap yang terdapat di tepi lidah.


INDERA PERABA

Organ indera peraba berupa kulit.
Kulit menanggapi rangsang berupa panas, dingin, tekanan, sentuhan, dan rasa nyeri. Reseptor dikulit disebut turgo reseptor. Turgor ini terdapat didermis kulit.

Turgo reseptor dalam kulit ada bermacam-macam, yaitu :
1. korpuskula paccini (perasa tekanan kuat)
2. ujung saraf sekeliling rambut (peraba)
3. korpuspula ruffini (perasa panas)
4. ujung saraf crause (perasa dingin)
5. korpuskula meisser (perasa nyeri)
6. ujung saraf tanpa seraput (saraf perasa
nyeri)
7. lempeng merkel (perasa sentuhan dan tekanan
ringan)

Selasa, 15 November 2011

Mitosis dan Meiosis

Mitosis merupakan pembelahan sel yang menghasilkan sel anakan yang jumlah kromosomnya sama dengan jumlah sel induknya (2n → 2n).
Meiosis merupakan pembelahan sel yang menghasilkan sel anakan yang jumlah kromosomnya setengah dari jumlah sel induknya (2n → n).


download materi disini

Sintesis Protein

Sintesis protein merupakan suatu proses yang kompleks, termasuk di dalamnya penerjemahan kode - kode pada RNA menjadi polipeptida. Sintesis protein melibatkan DNA, RNA, ribosom, asam amino, dan enzim. (Slamet Santosa, 2004 : 134).
Download materi disini

DNA, Gen, dan Kromosom

DNA merupakan persenyawaan kimia yang paling penting pada makhluk hidup, yang membawa keterangan genetik dari sel khususnya atau dari makhluk hidup dalam keseluruhannya dari satu generasi ke generasi berikutnya. (Suryo, 2004)
Untuk lebih jelas tentang materi ini,
download here